Kamis, 19 Juli 2012

Asteroid 2012 DA 14 Diperkirakan Tabrak Satelit Komunikasi Bumi



Berdasarkan perhitungan, kerikil dari luar angkasa yang dinamakan asteroid 2012 DA 14 akan melewati Bumi dan mengganggu beberapa satelit yang mengorbit pada 15 Februari 2013. Untung aja cuma diperkirakan nyenggol asteroidnya bukan nyenggol Bumi.


Satelit tersebut diperkirakan akan mendekati Bumi pada februari 2013. Karena sangat dekatnya jarak lintasan asteroid ini, sampai diperkirakan bakalan menabrak satelit komunikasi Bumi. Asteroid ini ditemukan minggu lalu di LaSagraObservatory, Spanyol, saat terlihat melalui teleskop dan digambarkan sebagai gumpalan yang berputar.

"Tabrakan ini hampir tidak mungkin, tapi kita tidak boleh menyepelekannya", begitulah kata Paul Choda, ahli astronomi Jet Propulsion Laboratory (JPL) milik NASA di Pasadena California AS, Kamis (17/5). "Ukuran asteroid ini tidak terlalu besar, hanya selebar 45 meter. Namun orbit 2012 DA 14 saat ini dinyatakan mirip dengan Bumi. Artinya asteroid tersebut akan bergerak sangat dekat dengan ke Bumi", tambah Chodas.

Berdasarkan perhitungan, asteroid ini akan melewati Bumi dan mengganggu beberapa satelit yang mengorbit pada 15 Februari 2013. Tapi stasiun luar angkasa internasional dipastikan aman dari terjangannya, mengingat satelit ini mengorbit di ketinggian 2000 kilometer. Meskipun demikian, salah satu peneliti dari JPL, Steven Chesley, belum bisa memberikan kata aman pada ISS. Mengingat orbit 2012 DA 14 belum bisa ditentukan secara pasti. "Kita belum tahu pasti dimana letaknya (2012 DA 14)", Ujar Chesley.

Satu hal yang bisa ditampilkan 2012 DA 14 adalah penampakannya yang diprediksi nampak indah di langit malam. Asteroid ini akan terlihat untuk pengamat yang memiliki teleskop mini ataupun teropong. Untuk objek berukuran kecil, ini (terlihat dilangit) bukanlah hal yang biasa terjadi. NASA saat ini memperkirakan jika presentase 2012 DA 14 akan menabrak Bumi dalam sepuluh tahun ke depan hanya 0.031%. Namun angka ini masih perlu dipastikan saat asteroid itu mendekati Bumi pada Februari nanti. Sebab, semakin dekat asteroid ke Bumi, semakin kuat gaya gravitasi mengubah orbit asteroid tersebut. Inilah yang menjadi faktor ketidakpastian dalam perhitungan prediksinya.

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger | Printable Coupons